Poster Enola Holmes : Mengubah Dunia dengan Caranya. Sumber : imd.com

Review Film Enola Holmes : Mengubah Dunia dengan Caranya

Judul : Enola Holmes

Tahun tayang : 2020

Sutradara : Harry Bradbeer

Produser : Mary Parent, Alex Garcia, Millie Bobby Brown, Paige Brown

Penulis : Jack Thorne

Produksi : Legendary Pictures dan PCMA Productions

Distributor: Netflix

Pemain : Millie Bobby Brown, Louis Patridge, Sam Claflin, Henry Cavill, Helena Bonham Carter

Cerita berdasarkan : The Enola Holmes Mysteries : The Cases of the Missing Marques

Oleh : Nancy Springer

Enola merupakan anak bungsu perempuan dari keluarga Holmes. Ia hanya tinggal bersama ibu dan pelayan rumahnya. Ayah Enola meninggal saat Enola masih kecil, dan kedua kakaknya juga pergi meninggalkan rumah saat Enola masih kecil. Enola dan ibunya sudah terbiasa dengan hidup berdua dan terasing. Seperti pelatih, ibu Enola mengajarkan banyak hal pada Enola hingga Enola tumbuh menjadi perempuan cerdas dan tangguh. Hingga suatu hari, tepatnya saat Enola tahun ke-16, ibunya menghilang entah kemana. Ibu Enola hanya menitipkan hadiah ulang tahun untuk Enola kepada pelayannya. Kemudian Enola menghubungi kedua kakaknya melalui telegram agar mereka datang ke rumah. Namun, karena sudah lama tidak bertemu, kedua kakaknya , Mycroft Holmes dan Sherlock Holmes tidak mengenali Enola. 

Enola Holmes : Mengubah Dunia dengan Cara. Sumber : buzzfeed.com

 

Melihat penampilan Enola yang tidak seperti perempuan Inggris pada umumnya, Mycroft ingin memasukkan Enola ke sekolah perempuan lainnya namun Enola menolak. Enola meminta bantuan Sherlock namun Sherlock tidak dapat membantunya. Hingga pada malam hari, Enola mencari kode-kode yang ditinggalkan ibunya dan pada pagi hari, ia sudah pergi dari rumah. Ia menjadi seorang laki-laki agar ia dapat mengelabui kakaknya terutama Sherlock. Saat di perjalanan, ia bertemu dengan Lord Viscount Tewkesbury yang juga sedang melarikan diri. Saat di perjalanan tepatnya di kereta, Tewkesburry dicari oleh seseorang yang mengincar nyawanya. Enola yang semula tidak ingin membantu pun akhirnya membantunya dan mereka pergi ke London bersama dan berpisah juga di London.

Enola mencari ibunya di London, berbagai upaya yang ia lakukan, namun ia tak kunjung menemukan tanda-tanda bahwa ibunya akan kembali atau menginginkan ia mencarinya. Sampai pada saat dia pergi ke Limehouse Lane yang justru bertemu dengan orang yang mengincar Tewkesburry. Enola sadar bahwa nyawa Tewkesburry sedang terancam dan ia memilih untuk mencari Tewkesburry. Namun saat Enola berhasil bertemu Tewkesburry, orang suruhan Mycroft membawa Enola, hingga akhirnya Enola berhasil dibawa pulang dan masuk ke sekolah khusus perempuan. Mengetahui Enola ditangkap, Tewkesburry datang ke sekolah Enola dengan melihat masuk ke dalam keranjang tertutup dan berhasil membawakan Enola keluar. Mengingat kata-kata Sherlock saat mengunjunginya, Enola dan Tewkesburry pun pergi ke kediaman Tewkesburry untuk menemui ibu Tewkesburry dan juga memancing orang yang mengincarnya. Saat mereka masuk, mereka langsung diserang oleh orang tersebut dan menglahkanya. Namun, saat menyerang, seseorang muncul yang ternyata adalah nenek Tewkesburry. Nenek Tewkwsburry ingin memiliki kekuasaan dan kekayaannya, namun ia merasa bahwa Tewkesburry dan Ayahnya akan menahannya. Hingga akhirnya, Tewkesburry dilantik dan Enola bertemu dengan ibunya. Ibu Enola merasa kagum dengan apa yang sudah Enola lakukan. 

Pada saat pembukaan, Enola mengajak penonton berbicara sehingga terasa lebih interaktif. Teknik ini disebut  teknik a fourth-wall . Penonton seolah diajak ke dunia Enola. Hal ini membuat penonton tidak bosan dan lebih fokus dengan apa yang dilakukan dan dikatakan Enola. Dalam film ini sarat akan pemberdayaan wanita. Terlihat dengan ibu Enola yang mendidik olahraga dan bela diri yang umumnya tidak dilakukan oleh wanita Inggris pada masa itu.

Enola Holmes : Mengubah Dunia dengan Cara. Sumber : ew.com

 

Film ini membawa penonton terhanyut dengan alur cerita yang disajikan. Penggunaan teknik a fourth- wall menjadikan film ini lebih hidup dan menarik minat penonton. Meskipun film ini bercerita tentang detektif, namun film ini tidak membosankan. Pesan moral yang disampaikan pun cukup mudah, dimana Enola menjadi wanita tangguh dan mandiri saat mencari ibunya. Selain itu, para pemainnya pun cukup berhasil dalam memainkan peranya. Namun, jika kamu pecinta Sherlock Holmes, kamu akan dibuat dengan beberapa karakter yang tidak sesuai dengan penggambaran pada karya tersebut, misalnya saja mengenai fisik Mycroft. Secara keseluruhan, film ini layak untuk ditonton.

Penulis : Putri Paradilah Sandi




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *